A great WordPress.com site

AKUPRESSURE
Oleh: Elok Nur Lailiyatul Fadlilah (102310101086)
Proram Studi Ilmu Keperawatan
Universitas Jember

DEFINISI
Acupressure/Akupressur adalah pijatan yang dilakukan pada titik akupunktur, tekniknya hampir sama dengan teknik pengobatan akupunktur hanya saja kalau akupunktur menggunakan jarum sedangkan akupressur menggunakan pijatan.

TUJUAN DAN MANFAAT
Akupressur mempunyai banyak manfaat hampir sama dengan akupunktur dan sangat cocok untuk pasien yang takut dengan tusukan jarum. Akupressur sangat baik untuk mengobati : Masuk Angin, Pusing Tujuh Keliling (Vertigo), Mual, Pusing , Hipertensi, Sakit Pinggang & Punggung, Meningkatkan Stamina Tubuh, Batuk , Pilek Menahun, Anemia (kurang darah), Kecantikan, dll.
Accupressure dapat membantu proses penyembuhan beberapa penyakit seperti : migrain, leher kaku, sulit tidur,sakit pinggang, impotensi, menstruasi tidak teratur, terkilir, keseleo dan masih banyak lagi penyakit lainnya yang dapat disembuhkan dengan cara accupressure.
dan penyakit yang biasa diderita anak-anak antara lain : perut kembung, sulit tidur, sulit makan, sering panas, masalah dengan pernapasan, pilek, batuk-batuk, autis, epilepsi, dan terkilir.
Accupressure pada anak-anak dilakukan kurang lebih 10 sampai dengan 15 menit, bagi orang dewasa 15 sampai dengan 20 menit pengerjaan.
Terapi Akupuntur dikategorikan pengobatan alternatif bahkan sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1076/MENKES/SK/VII/2003 tanggal 24 Juli 2003 bisa digolongkan sebagai pengobatan konvensional. Sistem pengobatannya melalui rangsangan pada titik meridian untuk mempengaruhi aliran BIO ENERGI tubuh berdasarkan pada filosofi keseimbangan pada organ-organ tubuh misalnya : Sistem Saluran Pernapasan, Saluran Pencernaan, Kelainan Syaraf, Rehabilitasi Stroke, Kelainan Mata, Alergi, Kesuburan untuk Wanita, Kegemukan atau Obesitas, Ejakulasi dini atau Impotensi, Kencing Manis Atau Diabetis, Darah Tinggi, Kelainan Pembuluh Darah dll.
DIAGRAM TITIK AKUPUNKTUR

Salah satu macam penelitian mengenai manfaat terapi akupuntur adalah dapat mengobati beberapa jenis rasa sakit atau anestetik. Hal ini yang mendorong National Institute of Health di AS untuk mengeluarkan pernyataan pada tahun 1997 mendukung manfaat akupuntur untuk beberapa kondisi tertentu. World Health Organization (WHO) pada tahun 1979 memiliki daftar lebih dari 43 penyakit yang mungkin dapat dibantu dengan akupuntur dan pada tahun 1991 WHO mengintegrasikan ilmu akupuntur Kedalam ilmu kedokteran konvensional karena sangat banyak evidence mengenai manfaat & Keamananya. (http://www.backtonaturallife.wordpress.comclinic-acupuncture-acupressure.htm)

PENYEMBUHAN TRAUMA & RASA TAKUT PASKA BENCANA DENGAN ENERGY PSYCHOLOGY (TAT)

Disclaimer:
Prosedur penyembuhan diri sendiri yang dijelaskan dalam tulisan ini adalah untuk mengurangi rasa stres, takut dan masalah mental emosional lainnya. Ini tidak ditujukan sebagai terapi penyakit tertentu, baik fisik maupun mental, atau sebagai pengganti terapi medis atau psikologis profesional.

Tapas Fleming, adalah pencipta teknik TAT, dia adalah seorang pelopor dalam bidang Energy Psychology yang saat ini berkembang pesat. Hingga saat ini, Tapas mengajarkan TAT di berbagai negara, dan juga melakukan praktek klinis di California Selatan. Latar belakangnya mencakup berbagai studi dan meditasi yang terfokus pada aspek emosi dan spiritual dalam seni penyembuhan. Dia juga secara formal mempelajari TCM / Pengobatan Tradisional Cina, dan memegang izin praktek akupunktur.
Reza Gunawan adalah Praktisi Penyembuhan Holistik di Jakarta, Indonesia. Pesan utamanya adalah “Kita adalah Penyembuh Terbaik bagi Diri Sendiri” sebagaimana terlihat dalam upayanya dalam membantu orang lain menyembuhkan diri mereka sendiri, baik dalam praktek klinis maupun berbagai pelatihan penyembuhan yang dilakukannya. Energy Psychology adalah salah satu komponen penyembuhan utama yang dipeloporinya, termasuk TAT (Tapas Acupressure Technique), EFT (Emotional Freedom Technique) dan BIT (Bodymind Integration Therapies).

APA ITU TAT (TAPAS ACUPRESSURE TECHNIQUE)?
TAT (Tapas Acupressure Technique) adalah proses yang mudah untuk mengakhiri stres, trauma, rasa takut (fobia), rasa menderita & untuk menciptakan rasa bahagia.
TAT adalah teknik yang baru, sederhana dan efektif untuk menciptakan rasa damai, rileks, dan sehat dalam waktu yang singkat. TAT merupakan salah satu bentuk terapi dalam kelompok ilmu Energy Psychology yang sedang berkembang pesat.
Teknik ini dilakukan dengan menyentuh ringan beberapa titik akupunktur di kepala (Posisi TAT), sambil mengarahkan perhatian Anda pada masalah yang ingin diatasi (7 Langkah Penyembuhan TAT). Menyentuh titik-titik ini dengan ringan akan memberikan efek pudarnya trauma, sehingga pikiran dan perasaan hati yang negative pun berkurang, terutama setelah mengalami peristiwa yang traumatis.

BAGAIMANA TAT BISA MEMBANTU SITUASI BENCANA?
Ada banyak aspek tentang TAT yang menjadikannya ideal untuk membantu kondisi bencana alam. Pertama, TAT sangat mudah dipelajari, dan selalu menggunakan titik akupuntur yang sama di kepala. Dalam kondisi dimana sumber daya serta tenaga bantuan terbatas, proses penyembuhan bisa segera dimulai. Selain itu, TAT bisa digunakan untuk sekelompok orang, sehingga membantu pemulihan jauh lebih cepat dibanding proses penyembuhan yang dilakukan terhadap satu individu saja.
Aspek penting lain juga adalah TAT tidak mengharuskan orang untuk mengalami kembali atau menjalani ulang peristiwa traumanya. Bahkan TAT tidak terlalu banyak menggunakan bahasa / percakapan dibanding dengan bentuk terapi lainnya, dan memungkinkan individu untuk memfokuskan perhatiannya pada masalah sesuai dengan persepsi mereka sendiri, tanpa harus menceritakannya atau mengungkapkannya dengan kata-kata.
Dalam situasi seperti bencana, dimana seringkali kita merasa kehilangan kendali atas aspek hidup kita, TAT dapat sangat bermanfaat. Dengan TAT, seseorang bisa melakukan proses penyembuhannya sendiri, dan sekarang memiliki “perangkat” yang dapat digunakan kapan saja. Ini sangat membantu orang untuk menyadari bahwa mereka adalah pihak yang “selamat” dan bukan “korban”.
TAT juga melepaskan dan menyembuhkan trauma masa lalu yang tersimpan di bawah sadar dan berkaitan dengan situasi krisis saat kini. Memori trauma punya kecenderungan untuk berkumpul dan terakumulasi, sehingga mempengaruhi individu maupun masyarakat sekitar secara keseluruhan. TAT juga efektif untuk mencegah terjadinya trauma sekunder pada para relawan/tenaga lapangan yang berinteraksi dengan para korban.

SIAPA YANG BISA DITOLONG DENGAN PROSES TAT?
TAT dapat digunakan sebagai proses untuk (1) menolong diri sendiri , (2) menolong orang lain secara individu, dan (3) menolong orang lain secara berkelompok dengan seorang fasilitator TAT. Ketika individu tidak dapat menyentuh titik TATnya, mungkin karena cedera atau alasan lain, maka orang lain dapat menyentuh titik TAT untuk individu tersebut, dan hasilnya pun tetap bisa efektif.

APAKAH TAT SUDAH BERMANFAAT UNTUK BENCANA DI NEGARA LAIN?
Ya. Ignacio Jarero, pendiri dan presiden dari Asosiasi Terapi Krisis di Meksiko dan Amerika Latin, mengatakan bahwa begitu banyak anak kecil maupun orang dewasa yang mengalami pengurangan signifikan atas gejala stres paska trauma, di akhir proses TAT.
TAT juga merupakan teknik favorit tim terapi lapangan untuk mengurangi stres karena sangat mudah untuk dilakukan dan diajarkan ke orang lain. TAT juga bahkan digunakan oleh anggota tim krisis untuk mengatasi stres dan ketegangan yang mereka alami akibat interaksi langsung dengan para korban.
Asosiasi Terapi Krisis Meksiko juga telah memakai TAT untuk sekitar 1,652 anak-anak setelah bencana banjir di Meksiko, banjir dan longsor di Nikaragua, bencana gempa di Kolombia, dan banjir longsor di Venezuela. TAT juga digunakan waktu bencana Tsunami di Aceh maupun Sri Lanka.
Green Cross, organisasi kemanusiaan yang bersifat serupa dengan Red Cross (Palang Merah), namun lebih fokus pada penyembuhan psikologis akibat trauma, telah berupaya untuk meningkatkan jumlah tenaga ahlinya yang terlatih dengan metode Energy Psychology. Energy Psychology juga semakin banyak digunakan oleh ahli konseling yang dikirim oleh Green Cross ke daerah-daerah bencana.
Psikolog Charles Figley, Ph.D., pendiri Green Cross pada tahun 1995 dan juga tokoh ternama dalam bidang terapi trauma, mengatakan “Energy Psychology semakin terbukti sebagai salah satu intervensi psikologis yang terampuh bagi para tenaga ahli yang membantu korban bencana, maupun bagi tenaga ahli itu sendiri.”

TAT UNTUK STRES DAN MASALAH UMUM
Bentuk penggunaan TAT yang paling mendasar dan sederhana, adalah cukup lakukan Posisi TAT dan amati masalah Anda. Sadari segala pikiran, perasaan, dan sensasi fisik yang datang dan pergi, dan izinkan diri Anda untuk mengamatinya dengan damai. Ketika Anda sudah selesai atau merasakan suatu perubahan, lepaskan tangan Anda dan sadari apa yang Anda rasakan setelah proses tersebut. Ulangi seperlunya hingga masalahnya tidak lagi mengganggu Anda, atau hingga Anda bisa rileks meskipun mengingat masalah tersebut.

BAGAIMANA MELAKUKAN POSISI TAT

Dengan salah satu tangan, sentuhkan ujung ibu jari secara ringan di titik akupresur yang letaknya kurang lebih 1/8 inci di atas sudut mata dalam. Kemudian letakkan ujung jari manis tangan yang sama dengan ringan pada titik akupresur yang letaknya kurang lebih 1/8 inci di atas sudut mata dalam di sisi sebelahnya. Letakkan ujung jari tengah tangan yang sama di titik yang letaknya sekitar 1 inci di atas titik pertengahan kedua alis.
Sekarang letakkan telapak tangan yang masih bebas di belakang kepala, dengan posisi ibu jari kurang lebih menyentuh perbatasan antara leher dan kepala belakang. Dasar tengkorak kepala seolah ditimang oleh telapak tangan tersebut. Kedua tangan Anda hanya menyentuh dengan sangat ringan. Tidak perlu ada tekanan pada jari atau tangan sama sekali.
Bila Anda melakukan pose TAT untuk orang lain, bagian kepala belakang yang disentuh sama, hanya saja jari kelingking Andalah yang ada di perbatasan leher dan kepala belakang.
Untuk anak-anak berusia 11 tahun kebawah, letakkan telapak tangan Anda di depan kening anak tersebut, hingga menutupi setengah bagian atas dari kedua matanya. Untuk bayi, orang yang sangat sakit/lemah, atau orang yang tidak nyaman disentuh, pose TAT ini dilakukan dengan posisi yang sama seperti untuk anak-anak, namun kedua tangan berjarak 1-2 inci dari kepala orang tersebut.

Posisi untuk Langkah ke-9 dalam proses TAT adalah sebagai berikut:
Posisi tangan pertama: sama dengan posisi TAT. Posisi tangan kedua: dari posisi pertama, tukarkan posisi tangan kanan menjadi posisi tangan kiri.

Posisi tangan ketiga:
Letakkan kedua tangan melingkari kedua daun telinga. Posisikan ibu jari tepat di pertemuan daun telinga bawah dengan leher Anda, dan jari kelingking tepat di bagian teratas dari daun telinga Anda. Jari yang lain diistirahatkan di daun telinga bagian belakang.
Setiap Langkah TAT biasanya sekitar 1 menit atau hingga Anda merasa sudah selesai. Rasa sudah selesai bisa berupa:
(1) menghela nafas lega secara spontan,
(2) rasa tidak lagi tercengkeram oleh masalah yang diatasi,
(3) perhatian yang beralih ke hal lain,
(4) sensasi energi yang lepas/bebas, atau
(5) sekedar suatu rasa bahwa proses Anda selesai. Bagi anak-anak, ini bisa selesai dalam beberapa detik saja.
Jarang sekali, perasaan hati Anda yang negatif menjadi lebih kuat ketika Anda melakukan TAT. Jika ini terjadi, tetaplah lakukan Posisi TAT dan bimbing perhatian Anda ke Langkah TAT terakhir yang baru saja Anda lakukan sebelumnya. Dengan mengikuti instruksi ini, perasaan hati tersebut biasanya berubah menjadi rasa damai dalam waktu kurang lebih 1 menit. Jika Anda tidak juga tentram setelah 1 menit, mintalah bantuan terapis kesehatan mental yang profesional.
Anda boleh lepaskan & istirahatkan kedua lengan Anda kapan saja – baik di dalam Langkah TAT tertentu maupun diantara Langkah TAT. Mata boleh dipejamkan atau terbuka. Anda boleh menggunakan tangan yang manapun di depan kepala, atau bergantian antar Langkah TAT. Lakukan TAT dengan maksimal 45 menit setiap hari. 45 menit tersebut dihitung berdasarkan waktu dimana Anda berada dalam posisi TAT. Minumlah 6-8 gelas air putih dalam hari ketika Anda melakukan TAT.

7 LANGKAH TAT UNTUK PENYEMBUHAN DAMPAK BENCANA

Gunakan 7 Langkah TAT berikut ini yang dirancang untuk penyembuhan dampak bencana. Jika ada Langkah yang tidak sesuai dengan apa yang Anda butuhkan, kami sarankan untuk tetap lakukan Posisi TAT sambil berdoa bagi mereka yang mungkin membutuhkan Langkah tersebut, agar mencapai hasil yang paling baik.

LANGKAH 1: Berdoa / Berniat bahwa semua orang yang terkait dengan masalah
ini dapat mencapai penyembuhan yang terbaik
Lakukan Posisi TAT, dan dalam hati Anda berdoalah / berniatlah bagi semua orang yang membutuhkan penyembuhan dari situasi saat ini. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah kurang lebih 1 menit.

LANGKAH 2: Dalam hati Anda, berbicaralah dengan mereka yang telah meninggal dunia akibat bencana ini, seolah-olah seandainya Anda dapat melakukan percakapan dengan mereka pada saat ini
Lakukan Posisi TAT, dan dalam hati Anda bayangkan Anda melakukan percakapan dengan orang yang Anda kenal yang telah meninggal dunia akibat bencana ini. Sampaikan apapun yang perlu Anda sampaikan ke mereka, dan dengarkan apapun yang mereka sampaikan kepada Anda. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah kurang lebih 1-2 menit

LANGKAH 3: Dalam hati Anda, berbicaralah dengan Tuhan, seolah-olah Anda dapat bercakap-cakap dengan Tuhan pada saat ini
Lakukan Posisi TAT, dan dalam hati Anda lakukan percakapan dengan Tuhan saat ini. Sampaikan apapun yang perlu Anda sampaikan kepada Tuhan, dan dengarkan apapun yang Tuhan sampaikan kepada Anda. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah kurang lebih 1-2 menit.

LANGKAH 4: Ini sudah Terjadi, sudah Berlalu, saya Selamat, dan sekarang saya
boleh Rileks
Lakukan Posisi TAT, dan katakan pernyataan diatas dalam hati Anda, lalu amati pikiran, perasaan hati dan tubuh Anda. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah 1-2 menit.

LANGKAH 5: Semua Tempat dalam Hidup saya, Pikiran saya, Hati Saya dan Tubuh Saya, yang terkait dengan masalah ini sekarang disembuhkan
Lakukan Posisi TAT, dan katakan pernyataan diatas dalam hati Anda, lalu amati pikiran, perasaan hati dan tubuh Anda. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah kurang lebih 1- 2 menit. Anda tidak harus tahu persis dimana saja tempat yang perlu penyembuhan, cukup dengan niat saja sudah cukup untuk penyembuhan ini.

LANGKAH 6: Saya maafkan semua yang saya salahkan atas peristiwa ini, termasuk diri sendiri maupun Tuhan
Terkadang kita tidak menyadari mungkin kita telah menyalahkan orang lain, diri sendiri dan bahkan terkadang Tuhan atas peristiwa yang terjadi. Lakukan Posisi TAT, dan katakan pernyataan diatas dalam hati Anda, lalu amati pikiran, perasaan hati dan tubuh Anda. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah kurang lebih 1-2 menit.

LANGKAH 7: Visualisasikan diri Anda bersama-sama mereka yang masih hidup bersama Anda, menyatukan rasa & hati, bersyukur atas kehidupan.
Lakukan Posisi TAT, dan katakan pernyataan diatas dalam hati Anda, lalu amati pikiran, perasaan hati dan tubuh Anda. Betapapun sulitnya situasi saat ini, sadari diri Anda dalam kebersamaan dengan orang-orang yang dekat dan masih bersama di hidup Anda. Luangkan sejenak untuk berdoa dan bersyukur kepada Tuhan atas penyembuhan yang telah Anda alami. Lepaskan tangan Anda ketika sudah merasa selesai, atau setelah kurang lebih 1-2 menit.
Jika Anda merasa kurang nyaman, baik diantara Langkah TAT atau setelah seluruh Langkah dilakukan, maka lakukan Posisi TAT sambil memperhatikan pikiran, perasaan atau sensasi fisik apapun yang kurang nyaman bagi Anda, hingga Anda merasa lebih nyaman dan lega, lalu lanjutkan Langkah TAT bila belum selesai.
Langkah TAT tambahan yang juga bisa dilakukan bila perlu:
Langkah 1: “Ini adalah kesalahan saya”
Langkah 2: “Ini bukan kesalahan saya”
Langkah 1: “Saya sebenarnya bisa melakukan sesuatu untuk mencegah hal ini”
Langkah 2: “Tidak benar bahwa saya bisa mencegah hal ini”
Setelah seluruh proses selesai, mohon berbagilah apa yang Anda alami dalam proses ini kepada orang lain.
TAT adalah pengalaman yang lembut penuh kasih sayang, yang membawa hasil yang dalam, bermakna dan permanen. TAT adalah salah satu alat ideal yang dapat dimanfaatkan pada situasi saat ini karena cepat, praktis, efektif dan sederhana.

Sumber:
http:///www.beijingsreflexology.comindex.phpprodukacupressure.htm
http://www.backtonaturallife.wordpress.comclinic-acupuncture-acupressure.htm
http://www.tatlife.com Email: tapas@tatlife.com
http://www.truenaturehealing.net Email: info@truenaturehealing.net

  BAB 1. PENDAHULUAN   1.1  Latar Belakang Penyebab kolestasis ekstrahepatis neonatal yang terbanyak adalah atresia billiar. Atresia bilier terjadi karena proses inflamasi berkepanjangan yang menyebabkan kerusakan progresif pada duktus bilier ekstrahepatik sehingga menyebabkan hambatan aliran empedu. Jadi, atresia bilier adalah tidak adanya atu kecilnya lumen  pada sebagian atau keseluruhan traktus bilier ekstrahepatik yang menyebabkan […]

    BAB 1. PENDAHULUAN 1.1  Latar Belakang Anak baru lahir merupakan kondisi yang memiliki angka risiko tinggi untuk terjadi penyakit ataupu  gangguan lainnya. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sistem pertahanan tubuh yang belum optimal.  Banyak kejadian terhadap anak baru lahir karena dipengaruhhi oleh faktor pre natal, natal dan post natal. Deteksi dini dan upaya pencegahan […]

BAB 4. ASUHAN KEPERAWATAN               Pada bab ini, akan dibahas mengenai asuhan keperawatan kepada klien dengan Sirosis Hepatis. Asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, rencana, implementasi dan evaluasi keperawatan.     4.1 PENGKAJIAN   4.1.1 Pengkajian secara umum Pengkajian secara umum pada klien dengan penyakit Sirosis Hepar biasanya  meliputi hal-hal berikut: Aktifitas / latihan Kelemahan, […]

TOKSIKOLOGI KERACUNAN INSEKTISIDA             oleh Kelompok 8 Moh Halim Mukhlasin          (102310101012) Fitri Nurcahyani                   (102310101029) Mafa Afnes Sukowati           (102310101050) Siska Noviyanti                      (102310101060) Dwi Indah Wulandari          (102310101069) Erna Sulistioningsih              (102310101008)                   PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER 2012       INSEKTISIDA             Insektisida […]

                KEPERAWATAN KLINIK IV B PEMERIKSAAN FISIK SISTEM SENSORI     MAKALAH diajukan guna melengkapi tugas perkuliahan Program Studi Ilmu Keperawatan       oleh Rahma Yunita                       102310101034 Mafa Afnes Sukowati           102310101050 Iput Hardianti                       102310101096         PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER 2012   […]

    PEMERIKSAAN FISIK SISTEM NEURO MAKALAH     diajukan untuk memenuhi tugas Keperawatan Klinik IV B   oleh Faradila Risky S                          (102310101018) Alvivo Darma Chandra               (102310101092) Aulia Merdekawati                      (102310101094)   PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER  2012       BAB 1. PENDAHULUAN   1.1 Latar Belakang Sistem saraf merupakan jaringan yang sangat penting […]