A great WordPress.com site

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TUGAS KEPERAWATAN KLINIK III A

“STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

BILAS LAMBUNG (GASTRIC LAVAGE)”

 

 

 

 

oleh:

Rahma Yunita                                   102310101034

Puspa Fitriana Dewi                         102310101035

Winda Sulistya Safitri                       102310101036

Kurnia Eka Maulida                         102310101037

Mila Alisa Novita S.                          102310101038

Yesi Luki N.C.                                   102310101039

Ahmad Naufal Alfarisi                     102310101040

Feni Susanti                                       102310101042

Alivia Maulida Putri T.                    102310101043

Retno Utami                                      102310101045

Chairur Rijal R.                                102310101046

Santi Dwi P.                                       102310101047

Annas Akmal Khuluqi                      102310101048

Fis Citra Ariyanto                             102310101049

Mafa Afnes Sukowati                       102310101050

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

UNIVERSITAS JEMBER

2012

 

 

 

BILAS LAMBUNG (GASTRIC LAVAGE)

 

 

 

  1. A.    Definisi

Bilas lambung (gastric lavage) adalah membersihkan lambung dengan cara memasukan  dan mengeluarkan air ke/dari lambung dengan menggunakan NGT (Naso Gastric Tube). Menurut Smelltzer dan Bare (2001:2487), lavase lambung adalah aspirasi isi lambung dan pencucian lambung dengan menggunakan selang lambung. Bilas lambung, atau disebut juga pompa perut dan irigasi lambung merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk membersihkan isi perut dengan cara mengurasnya. Lavase lambung dikontraindikasikan setelah mencerna asam atau alkali, pada adanya kejang, atau setelah mencerna hidrokarbon atau petroleum disuling. Hal ini terutama berbahaya setelah mencerna agen korosif kuat. Kumbah lambung merupakan metode alternatif yang umum pengosongan  lambung, dimana cairan dimasukkan kedalam lambung melalui orogastrik atau nasogastrik dengan diameter besar dan kemudian dibuang dalam upaya untuk membuang bagian agen yang mengandung toksik. Selama lavage, isi lambung dapat  dikumpulkan untuk mengidentifikasi toksin atau obat. Selama dilakukan bilas lambung, cairan yang dikeluarkan akan ditampung untuk selanjutnya diteliti racun apa yang terkandung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. B.     Tujuan

Menurut Smelltzer dan Bare (2001:2487), tujuan lavase lambung yaitu sebagai berikut:

  1. untuk pembuangan urgen substansi dalam upaya menurunkan absorpsi sistemik;
  2. untuk mengosongkan lambung sebelum prosedur endoskopik;
  3. untuk mendiagnosis hemoragi lambung dan menghentikan hemoragi.

 

  1. C.    Cairan yang Digunakan

Pada anak-anak, jika menggunakan air biasa untuk membilas lambung akan berpotensi hiponatremi karena merangsang muntah. Pada umumnya digunakan air hangat (tap water) atau cairan isotonis seperti NaCl 0,9 %. Pada orang dewasa menggunakan 100-300 cc sekali memasukkan, sedangkan pada anak-anak 10 cc/kg dalam sekali memasukkan ke lambung pasien.

 

  1. D.    Indikasi

Indikasi dilakukannya bilas lambung yaitu:

  1. pasien keracunan makanan atau obat;
  2. persiapan tindakan pemeriksaan lambung;
  3. persiapan operasi lambung;
  4. pasien dalam keadaan sadar;
  5. keracunan bukan bahan korosif dan kurang dari enam puluh menit;
  6. gagal dengan terapi emesis;
  7. overdosis obat/narkotik;
  8. terjadi perdarahan lama (hematemesis Melena) pada saluran pencernaan atas;
  9. mengambil contoh asam lambung untuk dianalisis lebih lanjut;
  10. dekompresi lambung;
  11. sebelum operasi perut atau biasanya sebelum dilakukan endoskopi.

Tindakan ini dapat dilakukan dengan tujuan hanya untuk mengambil contoh racun dari dalam tubuh, sampai dengan menguras isi lambung sampai bersih. Untuk mengetes benar tidaknya tube dimasukkan ke lambung, harus didengarkan dengan menginjeksekan udara dan kemudian mendengarkannya. Hal ini untuk memastikan bahwa tube tidak masuk ke paru-paru.

 

  1. E.     Kontraindikasi

Kontraindikasi dilakukannya bilas lambung yaitu:

  1. keracunan oral lebih dari 1 jam;
  2. pasien keracunan bahan toksik yang tajam dan terasa membakar (resiko perforasi esophageal) serta keracunan bahan korosif (misalnya: hidrokarbon, pestisida, hidrokarbon aromatic, halogen);
  3. pasien yang menelan benda asing yang tajam;
  4. pasien tanpa gangguan reflex atau pasien dengan pingsan (tidak sadar) membutuhkan intubasi sebelum bilas lambung untuk mencegah inspirasi.

 

  1. F.     Persiapan Pelaksanaan Prosedur

Pada keadaan darurat, misalnya pada pasien yang keracunan, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan oleh perawat dalam melaksanakan bilas lambung, akan tetapi pada waktu tindakan dilakukan untuk mengambil specimen lambung sebagai persiapan operasi, biasanya dokter akan menyarankan akan pasien puasa terlebih dahulu atau berhenti dalam meminum obat sementara.

 

  1. G.    Alat dan Bahan

            Alat dan bahan yang digunakan dalam prosedur bilas lambung yaitu sebagai berikut:

  1. selang nasogastrik/ diameter besar atau selang Ewald diameter besar;
  2. spuit pengirigasi besar dengan adapter;
  3. saluran plastic besar dengan adapter;
  4. pelumas larut air;
  5. air biasa atau antidote yang tepat (susu, larutan salin, larutan bikarbonat natrium, jus jeruk, karbon teraktivasi);
  6. wadah untuk aspirat;
  7. gag mulut, selang nasotrakea atau endotrakea dengan cuv yang dapat dikembungkan;
  8. wadah untuk spesimen.

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Smeltzer, Suzzane C. dan Bare, Brenda G. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.

 

Comments on: "STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BILAS LAMBUNG (GASTRIC LAVAGE)" (2)

  1. aseeekk…. wordpress nya udh jadiii…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: